Busuknya Toleransi Dodi Mawardi “Apakah tidak ada toleransi buat saya mas?” tulis seorang mahasiswa, dalam sms-nya. Dia meminta kebijakan berbeda terhadap aturan yang sudah ditetapkan. Menurutnya, dia layak mendapatkan toleransi dari aturan tersebut. Tapi saya menjawab, “Maaf tidak ada toleransi.” Saya tidak begitu peduli apakah kata toleransi tepat untuk meminta keringanan dari sebuah aturan. Yang [...]
Arsip untuk ‘Doditorial’ Kategori
Busuknya Toleransi
Diposkan dalam Doditorial, Label buku bagus, disiplin, komunikasi, korupsi, radio, televisi, toleransi pada 3 September 2010 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Media Watch: BODOHNYA ORANG-ORANG MEDIA MASSA KITA
Diposkan dalam Doditorial, Televisi Kita, Label media massa, televisi, teroris pada 12 November 2008 | 6 Komentar »
Rabu malam kemarin (Rabu, 12 November 2008) saya terpaksa melek lebih lama dari biasanya. Ghalibnya saya memejamkan mata sebelum jam 12 malam. Tapi kali ini tidak. Saya membuka mata dan menuliskan curahan hati ini sampai lewat jam 1 malam, karena tidak mampu menahan gejolak. Tengah malam itu, SCTV menampilkan diskusi yang sangat menarik, pengaruh media [...]
Wartawan dan Suap
Diposkan dalam Curhat, Doditorial, Label jurnalistik, suap, wartawan pada 25 Juni 2008 | 2 Komentar »
“Ah basi…” Boleh saja Anda menganggap judul tulisan ini demikian, mengingat sudah bukan rahasia lagi, bahwa banyak wartawan yang biasa menerima suap. Atau yang lebih keren dengan sebutan penerima amplop. Sehingga muncul sebutan wartawan amplop. Tapi yakinlah saudara-saudaraku, masih banyak juga wartawan yang anti amplop. Artikel ini muncul terkait liputan tentang Artalyta ‘calon Ratu Suap’ [...]
Listrik oh Listrik
Diposkan dalam Curhat, Doditorial, Label ironi, krisis listrik, pln pada 25 Juni 2008 | 2 Komentar »
Hari ini… saya luar biasa suntuk. Kesel, mangkel, pegel… semua campur aduk menjadi satu. Satu hal yang menyebabkan itu semuanya. “Listrik mati” dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Dan matinya listrik ini, datang begitu saja tanpa pemberitahuan. Mungkin PLN menganggap semua pelanggan sudah dianggap tahu, karena media massa sudah memberitakan bahwa Jawa dan [...]
Harley Davidson dan Tukang Siomay
Diposkan dalam Curhat, Doditorial, Label editorial, harley davidson, ironi, jalan tol pada 26 Maret 2008 | 2 Komentar »
Jujur, saya terkejut luar biasa tatkala mendengar informasi, serombongan manusia KAYA RAYA dan ber-PENDIDIKAN TINGGI, yang menggunakan motor mewah Harley Davidson, menerobos masuk jalan tol Jagorawi. Imajinasiku langsung melayang ke dalam kepala para pengendara lain dan khususnya petugas pintu tol. Petugas jalan tol: “Maaf, motor dilarang masuk jalan tol! Apakah bapak-bapak tidak melihat papan aturan [...]
Bekas Galian Kabel dan Tukang Becak
Diposkan dalam Doditorial, Label editorial, ironi, smart telecom pada 26 Maret 2008 | 1 Komentar »
Saya yakin, sebagian besar dari Anda sudah membaca atau melihat dan mendengar berita, tentang banyaknya korban kecelakaan akibat jalan yang rusak. Jalan berlubang akibat banjir, belum juga diperbaiki dengan alasan masih musim hujan. Akibatnya, pemakai jalan raya khususnya pengendara sepeda motor, sering mengalami kecelakaan. Di Jakarta saja, dalam durasi dua bulan, lebih dari 35 orang [...]