Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘penulis’

Artikel ini diambil dari tulisan Bambang Trim di https://krjogja.com/web/news/read/44615/Ghostwriter_Bukan_Joki_Tulisan

 

SUDAH sebulan pria tua mantan pejabat itu menahan keinginannya untuk menerbitkan memoar tentang dirinya. Berkali-kali ia telah mencoba menulis, tetapi setelah ia baca, hasilnya mengecewakan. Ia juga sempat mengikuti pelatihan menulis buku yang katanya mampu membuat ia menulis dalam satu hari.

Hasilnya, sama saja. Ia tetap tidak mampu menulis, padahal ia merasakan umurnya tidak akan lama lagi. Ia harus meninggalkan sesuatu untuk anak-cucunya, atau juga generasi mendatang yang memerlukan kisah pengalamannya.

Akhirnya, ia menyerah dan hampir berputus asa. Namun, seorang temannya menganjurkan ia menggunakan jasa penulis bayangan alias ghostwriter (GW). Ide yang bagus menurutnya dan menjadi solusi agar apa pengalaman-pengalaman dan pemikiran di dalam dirinya dapat diawetkan.

Untuk biaya tidak ada masalah. Tabungannya masih cukup untuk sekadar membayar jasa seorang GW. Lalu, mulailah ia mencari tahu siapa GW ternama di Indonesia.
Demikianlah munculnya profesi penulis bayangan atau GW adalah sebuah fenomena yang terjadi sejak dulu. Di dalam KBBI V terdapat istilah ‘penulis siluman’ untuk merujuk pada GW dengan makna ‘penulis yang dibayar untuk menyiapkan naskah atas nama orang lain’. Lalu, dengan pengertian itu legalkah pekerjaan sebagai GW?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, saya ingin membawa Anda memahami dulu munculnya profesi penulis yang satu ini. Di dalam terminologi penulisan dikenal istilah ‘pengarang’ dan ‘penulis’. Kita mengenal keduanya dengan makna yang sama. Namun, jika diselisik lebih jauh, kata ‘pengarang’ lebih merujuk pada aktivitas kreatif menghasilkan gagasan, sedangkan kata ‘penulis’ lebih merujuk pada aktivitas mekanis menghasilkan tulisan.

Jadi, ada pembeda antara pengarang ‘author’ dan penulis ‘writer’. Bahkan, pengarang sering disematkan kepada pencipta karya sastra, sedangkan penulis disematkan pada pencipta karya-karya nonfiksi. Seseorang dapat saja menjadi pengarang sekaligus penulis. Namun, ada juga yang hanya punya gagasan, tetapi sama sekali tidak mampu menulis.

Kondisi tersebut melahirkan profesi bernama penulis lepas atau penulis bebas yang mendedikasikan keterampilannya untuk membantu mengalirkan gagasan orang lain. Contohnya, dunia mengenal Mark Victor Hansen sebagai penulis pendamping ‘co-writer’ untuk Jack Canfield dalam seri buku laris Chicken Soup. Kenneth Blanchard sering berpasangan dengan Spenser Johnson untuk buku-buku manajemen populernya seperti One Minute Manager.

Di Indonesia lakon sebagai penulis lepas yang mendampingi para pemilik gagasan ini dilakukan juga oleh nama-nama, seperti Alberthiene Endah, DODI MAWARDI, Anang Y.B., dan Fachmy Casofa. Para penulis pendamping ini ada yang dikontrak oleh penerbit dan ada pula yang dikontrak langsung oleh pemilik gagasan.

Berbeda dengan penulis pendamping, penulis bayangan atau GW menulis tanpa disebutkan kredit namanya sebagai penulis. Namun, pada beberapa kasus nama GW juga ada yang disebutkan contohnya pada biografi/autobiografi. Di biografi sering dituliskan seperti ini: Seperti yang dikisahkan Mr. X kepada Bambang Trim. Ya, ibaratnya bayangan ada yang tidak terlihat dan ada yang terlihat. Hal itu berdasarkan kesepakatan antara pemilik gagasan dan penulis bayangan.

Jadi, adanya penulis pendamping atau penulis bayangan adalah solusi bagi mereka yang memiliki kisah hidup, pengalaman luar biasa, pengetahuan dan keterampilan, tetapi tidak tahu bagaimana cara menulis dan mengemasnya. Tentu saja para penulis lepas atau penulis jasa itu hanya menuliskan apa yang terdapat pada si pemilik gagasan atau sering disebut narasumber ini. Penulis lepas tidak menuliskan apa yang dipikirkan dan dirasakannya secara pribadi; ia harus menahan diri untuk beropini secara pribadi karena ia sedang menjadi orang lain ketika menulis sesuatu. Di sinilah letak kepiawain seorang penulis lepas.

Oleh sebab itu, pekerjaan GW adalah legal karena merupakan hubungan saling menguntungkan antara pemilik gagasan dan penulis yang dituangkan ke dalam suatu kesepakatan. Tidak ada yang melanggar hukum dari bentuk kerja sama seperti ini. Bayangkan jika tidak ada GW di dunia ini, berapa banyak tokoh atau pakar yang berpulang tanpa meninggalkan ilmu dan pengalamannya kepada kita secara tertulis?

BEDAKAN DENGAN JOKI TULISAN
GW bukan joki tulisan sehingga Anda tidak perlu insaf menjadi GW karena GW legal dan bekerja atas dasar profesional. Semua presiden atau menteri yang tidak mampu menulis, pasti di sisinya ada GW. Paling tidak GW bekerja untuk membuatkan naskah pidato atau makalah dari para pejabat negara itu.

Joki tulisan itulah yang hina dan terlarang. Para joki sering membuatkan karya-karya akademis, seperti skripsi, tesis, dan disertasi dengan bayaran tertentu. Para joki juga ada yang menyediakan jasa layaknya minimarket palugada (apa yang lu mau, gua ada) yaitu menyediakan aneka tulisan dan judul-judul yang siap untuk dibubuhkan nama orang lain.

Para joki ini tidak dapat disebut sebagai penulis bayangan atau GW karena mereka sebenarnya melakukan kejahatan intelektual dengan melihat peluang keuntungan di situ. Lihat saja bagaimana guru-guru yang ingin naik pangkat atau mendapatkan sertifikasi harus menggunakan jasa joki tulisan demi menghasilkan karya tulis bernama laporan penelitian tindakan kelas (PTK). Dosen juga setali tiga uang karena berani membayar seorang joki tulisan untuk menghasilkan artikel agar dimuat di jurnal ilmiah atas namanya.

Joki tulisan tidak berkarya dengan mengalirkan gagasan orang lain, tetapi gagasan dirinya sendiri yang dilabeli nama orang lain. Para kliennya sama sekali tidak berbuat apa-apa untuk sekadar melakukan riset atau menyampaikan gagasannya. Klien cukup duduk manis dan tulisan segera jadi seperti yang diminta.

IMBALAN DAN JENIS PEKERJAAN
Sebagai penulis profesional, GW mendapatkan imbalan dari pekerjaannya, yaitu meriset, melakukan studi pustaka, melakukan investigasi, mewawancarai narasumber, dan akhirnya melakukan pekerjaan mekanis penulisan. Ada GW yang dibayar per jam untuk dedikasi waktunya melakukan segala pekerjaan penulisan. Namun, yang lebih umum GW dibayar per proyek pekerjaan, misalnya satu buku, atau juga dibayar per halaman yang dihasilkannya.

Besaran honor atau upah GW bervariasi bergantung pada jenis naskah dan tingkat kesulitan naskah yang akan dikerjakannya. Beberapa GW menerima pembayaran yang fantastis dan beberapa yang lain hanya menerima honor alakadarnya.

Umumnya GW bekerja sendiri. Namun, beberapa GW ada juga yang memiliki tim, paling tidak tim untuk melakukan transkripsi hasil wawancara dan tim untuk membantu pengolahan hasil riset. Di sini GW harus memastikan apa yang dikerjakannya bersifat rahasia.

Seorang GW profesional memang harus melakoni pekerjaan mirip dengan konsultan. Ia harus memiliki pengetahuan komprehensif bukan hanya soal penulisan, melainkan juga soal penerbitan, pencetakan, bahkan penerbitan elektronik. Sering juga klien penulisan buku meminta sarannya bagaimana buku dapat diluncurkan dan disebarkan secara luas.

Perlu juga disampaikan di sini bahwa GW tidak hanya mengerjakan order penulisan buku, tetapi juga penulisan-penulisan lainnya dengan batasan bahwa konten tulisan benar-benar gagasan klien dalam bentuk pengalaman, pemikiran, pengetahuan, dan keterampilan—sementara itu klien ada keterbatasan tidak mampu menulis atau tidak memiliki waktu. Karena itu, GW lebih banyak bekerja pada ranah penulisan nonfiksi, termasuk biografi/autobiografi/memoar yang kadang dimasukkan ke ranah faksi.

Jarang ada GW diminta menuliskan novel atau puisi karena karya sastra sifatnya karya bebas yang memerlukan imajinasi, kecuali novel biografi atau novel berbasis kisah nyata yang sudah jelas tokoh, latar, dan alurnya. Saya sendiri pernah mengerjakan novel berbasis kisah nyata sebagai GW.

Hal yang pasti bahwa GW bukanlah penulis kemarin sore. Mereka adalah para profesional yang berpengalaman, biasanya sebagai wartawan atau penulis buku yang telah memiliki banyak portofolio karya. Beberapa di antaranya mereka adalah jebolan profesional di penerbit-penerbit besar sehingga tahu betul seluk-beluk penerbitan, baik itu penerbit buku maupun penerbit media massa.

Tertarik menjadi GW atau menggunakan jasa seorang GW? Anda tidak perlu bakar kemenyan untuk menemukanya, gunakan saja mesin peramban di internet. Namun, berhati-hatilah jangan sampai salah memilih antara GW sejati dan sang joki.

 

Read Full Post »

Wajah-wajah tegang dan lelah selama 4 hari pelatihan, berakhir ceria pada hari ke-5 setelah master asesor menyatakan, “Anda saya nyatakan kompeten!”. Kalimat itu muncul setelah proses cek dokumen, dan ujian praktik selama kurang lebih setengah hari. Master asesor penguji memeriksa seluruh dokumen, dan melihat langsung asesi (calon asesor) melaksanakan proses asesmen peserta. Tentu saja ketegangan melanda. Apalagi setelah diperiksa master asesor, masih banyak dokumen peserta yang dikoreksi dan harus dicetak ulang. Sebuah proses yang melelahkan dan menyita waktu.

Screenshot_2017-09-09-08-24-14-959_com.instagram.android

Sebanyak 25 orang mengikuti Pelatihan Asesor Kompetensi kerjasama Perkumpulan Penulis Profesional Indonesia (Penpro) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang diselenggarakan di Puskurbuk, Balitbang Kemendikbud, Jl. Gunung Sahari, mulai 4 – 8  September 2017. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Palembang, Yogya, Bandung dan Bogor, dengan latar belakang sejenis, yaitu industri penulisan. Penpro sebagai organisasi penulis Indonesia, menggagas berdirinya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bidang Penulis dan Editor.  Salah satu syaratnya, harus memiliki sejumlah asesor.

 

Selama pelatihan, peserta dibimbing oleh dua master  asesor yaitu Inez Mutiara Tedjosumirat dan Swystika Rahayu. Keduanya dengan telaten mengajarkan peserta bagaimana menyusun dokumen asesmen dan melaksanakan asesmen. Sebagai asesor, setiap peserta harus menguasai tiga kompetensi yaitu merencanakan dan mengorganisasi asesmen (MMA), mengembangkan perangkat asesmen (MPA), dan melaksanakan asesmen kompetensi (MAK). Ketiga kompetensi itulah yang harus dikuasai baik secara teori maupun praktik oleh setiap peserta selama 4 hari. Tak heran jika hampir setiap hari, pelatihan baru tuntas ketika matahari sudah lama tengggelam.

IMG-20170905-WA0007

Para peserta wajib membuat dua dokumen untuk MMA, MPA dan MAK, yang kemudian disimulasikan. Seseorang dinyatakan kompeten sebagai asesor, jika sudah melakukan simulasi sebanyak 3 dokumen asesmen. Dokumen ketigalah yang diuji oleh master asesor yang berbeda dengan master asesor pelatih, dan jika berhasil akan dinyatakan sebagai, “Anda kompeten sebagai asesor!”.

 

Indonesia termasuk terlambat dalam mensertifikasi profesi di berbagai bidang. Padahal, cikal bakal pentingnya sertifikasi sudah dimulai sejak 1983, 34 tahun silam. negara-negara di kawasan ASEAN khususnya Malaysia, Singapura, Thailand dan Filipina sudah lebih dulu menggencarkan standardisasi profesi di berbagai bidang. Indonesia menjadi kelabakan ketika kawasan bebas ASEAN berlaku pada 2015 lalu.

 

Dampaknya besar. Ketika arus masuk investasi, barang, jasa dan tenaga kerja terjadi, Indonesia mengalami ketimpangan. Misal, di bidang pertambangan dan energi. Tenaga kerja yang bisa bekerja di sana, sebagian besar harus memiliki sertifikat di bidangnya masing-masing. Tenaga kerja Indonesia masih sedikit yang memiliki sertifikat BNSP, sehingga lebih banyak tenaga kerja asing yang bekerja di sejumlah sektor tersebut. Pun di bidang perdagangan, sudah kerap terjadi, kegagalan transaksi perdagangan akibat tak adanya sertifikasi standar pada bidang tertentu.

IMG_20170908_140723_1

(“Anda kompeten sebagai asesor!” ucap pak Benny, master asesor BNSP.)

 

Profesi penulis dan editor pun bakal mengalami hal yang sama jika tidak segera diberlakukan sertifikasi profesi berstandar BNSP. Sertifikasi yang bukan hanya berlaku di dalam negeri melainkan juga di kawasan ASEAN dan global. Para pelaku industri penulisan dan penerbitan buku, wajib segera melek terhadap perkembangan zaman yang begitu cepat bergerak. Industri ini minimal harus bercermin kepada industri pariwisata, yang relatif berhasil menyesuaikan diri dalam kompetisi global.

 

Semoga berhasil.

 

Read Full Post »

Workshop dan Coaching Menulis Buku ini khusus bagi Anda yang sungguh-sungguh mau menulis buku dan menerbitkannya. Bagi Anda yang hanya sekadar coba-coba, iseng, main-main, hanya ingin tahu, menambah wawasan, dan sejenisnya, DILARANG ikut workshop dan coaching ini.

Workshop dan Coaching Menulis Buku

Workshop dan Coaching Menulis Buku

Info Workshop + Coaching Kelas Menulis Kreatif

Cre@tive Inc. bekerja sama dengan Sekolah Menulis Kre@tif Indonesia kembali akan mengadakan workshop menulis buku di Jakarta. Kali ini tidak hanya berupa pelatihan menulis buku saja, tapi juga pembinaan selama 6 bulan! Agar tema buku anda segera nyata menjadi sebuah naskah. Peserta terbatas. Hanya untuk anda yang sudah mempunyai tema/judul buku yang akan dikembangkan menjadi naskah sebuah buku. Hanya untuk  maksimal 15 orang saja, dan sangat eksklusif!

Hari/tanggal :  Sabtu, 23 Februari 2013

Waktu          : 09.00 – 17.00 wib (full day)

Tempat       : Gedung Arva lantai 1 (d/a Hapsa et Studia)

Jl. RP. Soeroso No. 40 Gondangdia Lama, Menteng, Jakarta Pusat.

Judul            : “Cara Mudah Menulis Buku”

Mentor         : Dodi Mawardi

Penulis Profesional, telah menulis lebih dari 50 judul buku.

Diantaranya: Belajar Goblok dari Bob Sadino, Sales Kaya Sales Miskin, Lulus Kuliah Cari Kerja? Kuno!, Cara Mudah Menulis Buku, The Server Leadership, Call Centre Idol, 700 Kalimat Mutiara Islami, Wisata Medis ke negeri Singa, Orang Bodoh Lebih Cepat Sukses, Tempat Wisata Romantis,  Property Cash Machine, dll.

Investasi       : Rp. 750.000,-

Benefit        :

1. Workshop 1 hari (full day) dibimbing mulai dari pemilihan ide buku, menyusun kerangka tulisan sampai deal dengan penerbit.

2. Konsultasi/coaching by online, anytime, selama 6 bulan setelah workshop.

3. Konsultasi/coaching kelas, 2 kali tatap muka dengan peserta lain selama @ 2 jam, dalam jangka waktu sampai dengan 6 bulan setelah workshop.

Untuk pendaftaran dan informasi: hubungi Emma Rahmayanti: 0815-8237831, email: emmarahmayanti12(at)gmail(dot)com.

Read Full Post »

Sekolah Menulis Kre@tif Indonesia

Plasa Tendean Lt 3, Mampang Jakarta Selatan

Mempersembahkan:

WRITING CAMP ON RAMADHAN

”NGABUBURIT SAMBIL MENUNTASKAN BUKU”

Ngabuburit Yuk!

Menunggu buka puasa akan lebih baik jika diisi dengan kegiatan positif, salah satunya dengan menuntaskan naskah buku Anda yang belum juga tuntas. Selama 4 hari pada 2 akhir pekan, setiap peserta akan dipacu untuk merampungkan semua bahan yang selama ini belum tersusun, menjadi sebuah naskah buku yang layak terbit. Kami menyediakan asisten untuk menyelesaikan naskah tersebut sehingga buku Anda DIJAMIN tuntas tas!

Bosan? Tidak, karena kami meramu semua program dengan metode yang menarik dan menyenangkan. Apalagi, setiap peserta pun akan dipandu tahap demi tahap dalam menyelesaikan sebuah buku oleh mentor berpengalaman dan asisten terlatih. Mulai dari brainstorming ide, membuat dan mengembangkan outline, sampai menuliskan semua bahannya. Naskah yang terpuji dan potensial akan langsung dikontrak oleh penerbit terkemuka!

Menulis dan memiliki buku sendiri, masih mimpi? Tidak lagi karena ada jalan keluarnya di WCoR. Sulit mengeluarkan ide? Bukan lagi hambatan. Susah mengembangkan cerita? Itu masa lalu. Mandek dan mentok ide? Itu juga sudah kuno!

Syarat mengikuti camp ini:

–         Sudah punya IDE layak terbit dan MENGUASAI tema yang akan ditulis minimal 80%. (Konsultasi ide layak terbit, hubungi dodimawardi@yahoo.com)

–         Disarankan membawa laptop/pda atau alat tulis elektronik lainnya.

–         Diutamakan tema buku non fiksi.

Fasilitas Writing Camp on Ramadhan:

  1. Menu buka puasa (makan siang dan makanan ringan bagi non muslim).
  2. Makan malam selepas buka puasa.
  3. Kelas ber-AC.
  4. Maksimal peserta hanya 12 orang.
  5. Alat tulis dan kertas.

Benefit Writing Camp on Ramadhan:

  1. Dibantu hubungan dengan penerbit sampai tahap tanda tangan kontrak.
  2. Diskon asistensi penulisan (pendampingan penulisan) sebesar 50%.
  3. Diskon editing naskah sebesar 75%.
  4. Gratis buku Cara Mudah Menulis Buku Metode 12 PAS karya Dodi Mawardi senilai Rp 29.000.
  5. Gratis CD tentang ebook menulis dan penerbitan senilai Rp 50.000.
  6. Gratis konsultasi tentang menulis dan penerbitan seumur hidup.

Mentor dan Pengajar:

  1. Dodi Mawardi, penulis buku ”Belajar Goblok dari Bob Sadino” dan ”Sales Kaya Sales Miskin” serta 20-an judul buku lainnya, Dosen UI dan Interstudi, mentor di Profec Author Club, mentor di Sekolah Menulis Online, pendiri Sekolah Menulis Kre@tif Indonesia.
  2. Jonru, penulis ”Menerbitkan Buku itu Gampang”, pendiri Sekolah Menulis Online, pemilik milis dan situs www.penulislepas.com.
  3. Aloysius Ari,  Wakil General Manager Elex Media Komputindo.*
  4. Nyuwan S. Budiana, penulis buku agribisnis, editor Penebar Swadaya.*

Tunggu apalagi, bergabunglah bersama kami dan wujudkan buku impian Anda!

Program: Writing Camp on Ramadhan “NGABUBURIT SAMBIL  MENUNTASKAN BUKU”

Tempat: Sekolah Menulis Kre@tif Indonesia

Hari: Sabtu – Minggu, 5-6 dan 12-13 September 2009 (4 hari @5 jam)

Waktu: Pukul 13.00 – 18.00

Peserta: Maksimal 12 orang.

Biaya: Rp 750.000 per peserta.

Informasi pendaftaran:

Sekolah Menulis Kre@tif Indonesia

Plasa Tendean Lt 3, Jalan Kapten Tendean Mampang Jakarta Selatan.

Sdri. Emma 021-33556975, 021-26870470

www.dodimawardi.com, www.dodimawardi.wordpress.com

Read Full Post »

Salam,

Alhamdulilah, saya berhasil meluncurkan website resmi di alamat http://www.dodimawardi.com bekerjasama dengan PT. Surya Lintas Global, penyedia jasa website instant Swebcard. Website ini meluncur pada tanggal 17 Agustus 2008, bertepatan dengan ulang tahun Republik Indonesia.

Dalam website ini, saya memerkuat posisi sebagai penulis profesional, sebuah profesi yang selama ini masih dianggap sebelah mata oleh sebagian orang. Terutama dari sisi ekonomi. Tapi saya dan rekan-rekan penulis yakin, bahwa profesi ini sangat menjanjikan dan mampu memberikan kehidupan yang layak. Saya pikir sudah saatnya para penulis profesional memunculkan citranya melalui website pribadi yang spesial.

Di dalam website ini, saya tampilkan beberapa buku hasil karya dan produk lainnya. Juga jasa pelatihan. Jadi, website ini lebih untuk etalase saya sebagai penulis profesional yang lebih berorientasi bisnis. Sedangkan materi-materi pengetahuan di bidang penulisan, media massa dan lain sebagainya, masih tetap di situs wordpress ini.

Wasalam,

Dodi Mawardi

Read Full Post »