Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘trik menulis’

Budaya menulis dan membaca di Australia tak perlu diragukan lagi. Jangan heran, karena sebagian besar orang Australia berasal dari Eropa, terutama kawasan Britania, yang sejak lama sudah melek huruf, melek baca dan melek menulis. Salah satu bukti dari budaya tersebut adalah maraknya festival penulis (writer festival) di negeri tersebut. Boleh dikatakan, semua kota di Australia punya even festival penulis, yang rutin digelar setiap tahun.

Bulan Mei ini misalnya, Kota Sydney sedang semarak dengan Sydney Writers Festival 2015. Ratusan penulis dari berbagai negara hadir dalam acara tersebut. Nama-nama yang hadir bukan penulis sembarangan, melainkan penulis-penulis top baik fiksi maupun non fiksi. Sebut saja misalnya Richard Flanagan – salah satu novelis terbaik Australia, Mohsin Hamid – penulis terkenal Pakistan, atau Atul Gawande – penulis di New Yorker.

Selain Sydney, kota lain seperti Melbourne, Perth, dan Brisbane juga punya ajang serupa, Writers Festival, setiap tahun. Bahkan kota-kota yang lebih kecil pun seperti Victoria dan Newcastle, punya festival penulis. Tampaknya kota-kota di Australia berlomba-lomba mengadakan acara tersebut dan mengundang penulis-penulis terkenal. Dan hebatnya, kota-kota tersebut menyelenggarakan festival penulis pada waktu yang berbeda. Sydney misalnya berlangsung pada bulan Mei, lalu Brisbane pada Juni, dan Melbourne pada bulan Agustus. Sebuah sinergi yang luar biasa.

Pada setiap festival itu, pengunjung mendapatkan pengetahuan, inspirasi serta motivasi dari banyak penulis buku, serta pelaku industrinya. Beragam diskusi, talkshow dan seminar berlangsung dengan meriah, namun penuh dengan manfaat.

Bagaimana dengan Indonesia?

Beruntung… sejak beberapa tahun silam, Indonesia punya festival penulis yang rutin berlangsung setiap tahun, yaitu Ubud Writers Festival. Belakangan namanya diubah menjadi Ubud Writers and Readers Festival. Acara ini berlangsung setiap akhir tahun, biasanya pada bulan Oktober atau November. Tahun ini, Ubud Writers and Readers Festival berlangsung mulai 28 Oktober sampai 1 November 2015.

Namun hanya Ubud itulah festival penulis yang berjalan rutin. Sedangkan di kota lain, tidak ada festival penulis. Yang ada adalah pameran buku, untuk memenuhi dahaga industri dalam berjualan buku. Bukan memenuhi dahaga ilmu pengetahuan yang menjadi roh sesungguhnya dari sebuah buku.

Semoga kelak, ada lagi kota lain di Indonesia yang menyelenggarakan festival penulis buku secara rutin!

Dodi Mawardi

Pendiri Sekolah Menulis Kreatif Indonesia

Penulis Buku Belajar Goblok dari Bob Sadino

Co writer, ghost writer dan trainer penulisan.

dodimawardi@ilmumenulis.com

dodimawardi@penuliskreatif.net

Iklan

Read Full Post »

Dikutip dari http://www.ilmumenulis.com

 

Sekolah Menulis Kreatif Indonesia (SMKI) menggelar sebuah acara bertajuk Writer’s Note pada Sabtu, 25 April 2015. Acara tersebut berisi buka-bukaan dan bagi ilmu seputar industri penulisan. Hadir dalam acara tersebut sejumlah praktisi penulisan, antara lain Dodi Mawardi (pendiri SMKI dan penulis lebih dari 50 judul buku), NS. Budiana (penulis buku-buku pertanian dan peternakan), Dudun Parwanto (penulis buku biografi dan co writer/ghost writer), Senda Irawan (co writer/ghost writer) serta penerbit Rak Buku Depok.

11173326_1052146018144007_3749751602375557757_n

Para peserta berasal dari beragam kalangan dari berbagai wilayah. Bahkan ada peserta dari Yogyakarta dan Papua. Para alumni SMKI juga hadir dalam acara ini, sekaligus memberikan testimoni pengalaman mereka, dalam menelurkan buku.

 

Alpiyanto misalnya, seorang mantan guru, yang kini sukses menjadi pembicara seminar tentang metode pendidikan. Dia sukses setelah menelurkan buku berjudul “Hypno Heart Teaching”. Uniknya, Alpi tidak memasarkan bukunya lewat Gramedia atau toko buku lainnya. Dia menjual buku sekaligus seminar, sehingga pembeli bukunya adalah peserta seminar.

“Saya tidak mematok tarif biaya pembicara. Tapi syaratnya hanya membeli buku saya. Ada dari Lampung yang membeli 1000 buku, atau dari Palembang juga lebih dari 1000 buku sekali beli. Saya sekalian datang ke sana, memberikan pelatihannya…” ujar Alpi yang disambut rasa kagum oleh peserta Writer’s Note. Sampai saat ini, Alpi sudah berhasil merampungkan 6 judul buku.

10171668_10152958818593515_7204922915003568072_n

Alumni lain yang membagi pengalamannya adalah Tyas Arumsari (atau Tyas AN). Tyas berhasil menulis 3 buah buku bertema masak-memasak. “Tapi saya tidak pandai memasak dan bukan pakar memasak…” katanya polos.

Bagaimana mungkin seorang yang tidak pandai memasak berani menulis tentang dunia masakan?

“Saya mendekati chef terkenal dan mengajaknya bekerja sama…” ujarnya membuka salah satu rahasia suksesnya dalam menulis.

11138638_1052146211477321_5992275732605427566_n

Beragam informasi mengalir dalam acara yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam tersebut. Para penulis senior membagi pengalamannya kepada peserta yang belum menghasilkan buku. Para penulis pendamping (co writer dan ghost writer) juga menggambarkan bagaimana peluang besar di industri ini, yang masih terbuka lebar buat siapapun.

Alhamdulilah semua peserta dapat buku.

Acara yang seharusnya berakhir jam 12, melar sampai jam 2 siang. Mereka masih asyik untuk tukar cerita dan buka-bukaan tentang dunia penulisan. Memang mengasyikkan. Santai tapi penuh gizi. Salah seorang peserta,Adolf Siregar mengatakan, sangat senang mengikuti acara ini. “Semangat saya dalam menulis kembali membara…” ucapnya tegas.

 

Read Full Post »

 

 

Banyak orang yang bingung ketika memulai menulis buku.

“Apa yang mau ditulis?” begitu mereka biasanya bertanya.

Namun sebagian orang lainnya justru sukses besar dengan buku pertamanya. Sebut saja sahabat saya, Masbukhin Pradana, yang buku pertamanya “Karyawan Beromzet Miliaran” dicetak ulang sampai berkali-kali.

Apa yang dia tulis?

 

Cara-cara berbisnis buat mereka yang masih jadi karyawan. Sebuah tulisan tentang pengalamannya sendiri. Ya, pengalaman yang menjadikannya sebagai orang berhasil. Itulah salah satu tema terbaik yang bisa dijadikan buku. Pengalaman sendiri, keahlian sendiri, hobi, kondisi diri sendiri dan sendiri-sendiri lainnya.

 

Maka bila sekarang masih bingung juga mau membuat buku tentang apa, saran saya: Mulailah dari diri sendiri.

 

Jika Anda hobi merawat bunga, tulislah tentang bagaimana cara terbaik merawat bunga.

Bila Anda punya keahlian menggambar, tulislah buku tentang seluk beluk menggambar.

Kalau Anda punya pengalaman menarik, tuliskanlah.

Andai Anda tidak punya apa-apapun dan tidak punya pengalaman menarik, bisa menjadi sebuah tulisan dengan tema: Susahnya hidup tanpa punya apa-apa atau Merananya hidup tanpa pengalaman menarik.

 

Semua bisa menjadi bahan tulisan bukan?!

 

Selamat menulis!

 

 

Dodi Mawardi

Pendiri Sekolah Menulis Kreatif Indonesia

 

Read Full Post »

Masih bingung mau menulis mulai dari mana?
Masih takut tulisan ditolak penerbit?
Belum tahu cara paling mudah dan cepat dalam menulis buku?
Tertarik menulis skenario film dan sinetron?

Kami, Sekolah Menulis Kre@tif Indonesia memberikan solusinya khusus untuk Anda, dengan membuka kelas baru kursus menulis:
1. Skenario Film dan Sinetron, setiap Sabtu jam 12.15 – 14.15, mulai 6 Februari 2010 sebanyak 12 pertemuan selama 3 bulan. Mentor: Dono Indarto (10 besar penulis skenario top Indonesia). Biaya Rp 3.500.000

2. Novel dan Cerpen, setiap Jumat jam 16.00 – 18.00, mulai 29 Januari 2010 sebanyak 12 pertemun selama 3 bulan. Mentor: ES. Ito (penulis novel Rahasia Meede) dll. Biaya Rp 2.500.000

3. Buku populer, setiap Sabtu jam 10.00 – 12.00, mulai 30 Januari 2010, sebanyak 12 pertemuan selama 3 bulan. Mentor: Dodi Mawardi (penulis buku Belajar Goblok Dari Bob Sadino). Biaya Rp 2.500.000

Catatan:
– Semua kelas ditambah biaya pendaftaran Rp 150.000.
– Pelajar, Mahasiswa strata 1 dan dibawahnya diskon 40% untuk semua kelas.
– Peserta workshop Metode 12 PAS, diskon 20%.

Benefit:
– Satu kelas hanya maksimal 10 peserta.
– Dibantu mencari tema sesuai pasar/penerbit.
– Dibimbing tahap demi tahap sampai selesai.
– Berkenalan langsung dengan penerbit/production house.
– Konsultasi seumur hidup.

Partner Penerbit:
1. Elex Media Komputindo
2. Penebar Swadaya
3. Erlangga
4. Grasindo
5. Andi Yogya
6. Dll

Segera daftarkan diri Anda karena jumlah peserta sangat terbatas.

Informasi:
Emma 021-33556975, 08158237831, email: emmarahmayanti@yahoo.com
Plasa Tendean Lt 3, Mampang Jakarta Selatan.
http://www.dodimawardi.com

Read Full Post »